Sepanjang tahun lalu, Ahmad Dhani dan Maia Estianty tak henti berseteru. Mulai dari rumah tangga yang berujung cerai, perebutan anak, hingga karier. Tahun 2008, diramalkan karier Dhani melempem, sementara Maia meroket.
"Saya melihat Dhani tahun depan namanya semakin meredup, demikian juga dengan kariernya. Sebaliknya dengan Maia. Nama Maia akan semakin bagus," ungkap Suhu Acai, yang ditemui okezone di kediamannya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, belum lama ini.
Penggagas Hari Raya Imlek dijadikan sebagai hari libur nasional ini berani meramalkan demikian berdasarkan tahun kelahiran pasangan musisi tersebut.
"Dhani lahir tahun 1972, Maia tahun 1977. Dilihat dari tahun kelahiran mereka, tahun 2008 Dhani meredup, Maia semakin bagus," jelasnya.
Peramal dan pendiri Yayasan Lestari Kebudayaan Tionghoa Indonesia ini meragukan Dhani. Kondisi rumah tangganya dengan Maia yang kacau sepanjang 2007, menyebabkan imbas buruk terhadap kelangsungan karier musiknya.
"Saya meragukan Dhani karena kondisi rumah tangga yang terjadi kemarin bisa menjadi efek negatif bagi kariernya," imbuhnya.
Seperti diketahui, sepanjang 2007, Maia dan Dhani terus berseteru. "Permusuhan" Dhani dan Maia sebenarnya telah dimulai sejak Desember 2006. Hanya saja, ketika itu masalah keduanya belum terlalu diekspos media. Hingga memasuki 2007, masalah antara Dhani dan Maia makin meruncing.
Mulai dari kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilaporkan Maia dilakukan Dhani. Maia melapor ke Polda Metro Jaya pada 22 Agustus 2007.
Kasus ini seolah menghilang ditelan bumi karena tenggelam oleh berbagai kasus lain yang mencuat di antara Dhani dan Maia. Contohnya, pada 28 Agustus 2007, mobil Maia menghilang. Padahal mobil tersebut diparkir di depan rumah Maia dan di sekitar kediaman Maia banyak wartawan. Andai ada maling, sangat mungkin aksi maling itu akan ketahuan. Hingga memasuki 2008 ini, hilangnya mobil itu masih misteri.(fnn/tri) ()